line

Article

Keyakinan

Henry Ford seorang penemu asal Amerika yang berhasil menjadi orang paling terkenal dan terkaya di dunia pada tahun 1900-an pernah berkata :

“ If you think you can, you can. And if you think you can't, you're right."

Saya sangat menyukai apa yang dikatakan beliau. Dari ucapannya kita dapat memastikan bahwa Henry Ford mempunyai keyakinan yang sangat besar terhadap dirinya sendiri.

Ya, keyakinan itu sangat penting bagi diri seseorang, karena keyakinan tersebut yang akan membentuk pola pikir dan karakter seseorang.

Saya yakin bahwa setiap kita mempunyai keyakinan yang kita anggap benar. Tapi tahukah Anda bahwa sering kali manusia lebih memilih untuk mendapatkan apa yang diyakininya benar daripada mendapatkan dirinya bahagia bahagia.

Jim adalah seorang anak dari keluarga miskin, dan setelah mengalami berbagai macam tantangan dalam hidupnya, sampailah ia kepada tahap yang disebut sebagai ”pegawai”. Pengalaman hidupnya telah membuat ia YAKIN bahwa hidup itu berat dan untuk mendapatkan uang dibutuhkan kerja yang EKSTRA. Sampai suatu saat Jim mulai jenuh dengan pekerjaannya dan melihat ada lowongan perkerjaan baru yang akan memberinya kemudahan-kemudahan seperti gaji-nya dua kali lipat dari gaji yang ia dapat saat ini, fasilitas kendaraan dan waktu kerja yang jauh lebih fleksibel, kemudian adanaya promosi setelah 6 bulan kerja dan liburan keluar negeri saat akhir tahun. WOW itulah hidup yang diimpikan Jim. Nnamun keyakinan Jim tentang hidup yang keras membuat ia berpikir ”Ah, terlalu muluk, mana ada kerjaan yang begitu mudahnya, uda gaji gede, dapet fasilitas, waktu kerja fleksibel lagi... GA MUNGKIN BRO”

Akhirnya Jim lebih memilih untuk menderita di tempat kerjanya yang lama, karena ia percaya bahwa apa yang diyakininya adalah BENAR bahwa hidup ini berat dan tidak mungkin ada kemudahan-kemudahan seperti itu.

Belajar dari kisah fiktif seorang Jim, menurut saya Jim telah melupakan satu pepatah yang mengatakan :

There are two kinds of fools :

Those who can’t change their opinion

N’those who want…

Jim terlalu yakin terhadap keyakinannya sebelum ia mencoba hal baru yang mungkin saja akan membuat hidupnya lebih baik. Pikirkan sejenak, seberapa sering kita juga terperangkap dengan keyakinan kita yang tidak membuat kita bahagia.

Saya percaya bahwa pengalaman hidup tiap orang berbeda-beda, dan pengalaman hidup itulah yang membentuk keyakinan seseorang. Mungkin kita pernah mendengar orang mengatakan hal-hal buruk kepada kita seperti :

” Kamu tuh ga bakat di matematika dan fisika ”

” Suaramu tuh jelek banget, mendingan ga usah nyanyi d ”

” Kamu tuh emang pantesnya dapet segini doang, orang kaya kamu tuh mau mengharapkan apalagi sih ?? ”

Saya mau katakan bahwa jika anda merasa seperti itu, maka itulah hidupmu. Engkau akan hidup dari opini orang yang tidak benar. Mereka berkata seolah-olah mereka yang paling mengerti diri Anda, tapi sadarkah Anda bahwa Andalah yang seharusnya paling mengerti kapasitas Anda.

Percayalah semua perkara besar yang ada di dunia ini dimulai dari sebuah mimpi dan KEYAKINAN untuk mewujudkan itu.

Saya mempunyai seorang teman yang begitu yakin pada dirinya. Hanya saja keyakinan tersebut ditempatkan pada sisi yang kurang tepat. Dia terlalu yakin bahwa di dunia ini tidak ada satupun orang yang dapat merubah hidup dan cara berpikirnya. Dengan kata lain, dia berpikir bahwa ia pantas untuk hidup seperti ini.

Apa yang dipikirkannya adalah BENAR, karena untuk membuat suatu perubahan besar dalam diri kita, haruslah dimulai dari diri kita sendiri. Kita harus benar-benar sadar mengapa perubahan itu harus terjadi dalam hidup kita sehingga setiap langkah yang akan kita ambil untuk melakukan perubahan itu akan terasa jauh lebih ringan.

Mulailah sadar akan kekuatan luar biasa yang ada dalam diri kita masing-masing, dan tinggalkan keyakinan yang dimulai dengan kata ”seharusnya ”seperti :  

  • ” seharusnya dia lebih memperhatikan saya ”
  • ” seharusnya dia tahu apa yang saya rasakan ”
  • ” seharusnya dia berterima kasih terhadap semua yang sudah saya lakukan kepadanya ”
  • ” seharusnya, seharusnya dan seharusnya......

Jangan meminta dan mengharapkan realitas berjalan sesuai dengan yang kita inginkan karena itu adalah suatu pekerjaan yang sia-sia. Roda kehidupan tidak mengenal kata ”seharusnya”, roda itu akan terus berputar menurut keteraturan alam. Andrew Matthew dalam salah satu bukunya yang saya baca beberapa tahun lalu juga pernah mengatakan bahwa  ”alam tidak mempunyai favorite ” . Kita harus tahu persis hal itu. Ketika kita ingin berbuat baik kepada orang, ingatlah bahwa kita melakukan itu karena kita yakin itu harus dilakukan, bukan mengharapkan suatu hari nanti ia akan mengingat kita dan membalas kebaikan kita.

Terlepas dari itu semua, mulailah yakin bahwa Tuhan menyayangi kita dan menciptakan kita dengan segala kebaikan dan keburukan kita dengan maksud tertentu. Tuhan tidak akan menciptakan suatu hal yang sia-sia dalam hidup kita. Jadi berbahagialah dengan segala karya Tuhan dalam diri kita, dan dalam kondisi apapun Anda sekarang ini, yakinlah bahwa Anda layak untuk hidup lebih baik.

 

Banyak Diakses

mengenai AirHidup

Menyediakan kebutuhan rohani dengan menggunakan sarana internet. Tujuan kami tidak lain adalah mendukung anak-anak Tuhan dimanapun mereka berada dalam pengenalan akan DIA.

Anda dapat menghubungi kami melalui link dibawah ini.

kontak form