Datanglah KepadaKu Engkau Yang Berbeban Berat

Perjalanan hidup ini seperti lomba marathon, bukan lomba lari cepat. Butuh ketekunan dan semangat yang pantang menyerah kalau kita mau mencapai garis akhir dan memenangkan-nya. Dalam lomba marathon, di perlukan strategi yang baik karena jarak yang harus di tempuh jauh lebih panjang daripada lomba lari cepat. Biasa nya di awal pertandingan, kita masih punya semangat tinggi dan kekuatan yang prima. Namun penurunan stamina dan semangat biasa nya terjadi sewaktu akan mendekati garis akhir.

Demikian juga dengan perjalanan hidup kekristenan kita. Ingin sekali kita bisa Finish Strong, tapi terkadang ada saat-saat di mana kita merasa lemah dan tidak sanggup untuk mengakhiri nya sampai garis finish. Di saat-saat seperti itulah jangan sampai kita menyerah tapi datanglah kepadaNya karena Dia lah sumber kekuatan kita. Dia akan menyegarkan jiwa kita, sehingga kita mendapatkan ketenangan dan kekuatan yang baru untuk kembali berlari sampai mencapai garis akhir. “Lalu Ia berfirman: “Aku sendiri hendak membimbing engkau dan memberikan ketenteraman kepadamu” (Keluaran 33:14).

Sebab Tuhan sendiri yang berkata: “Marilah datang kepadaKu, semua yang letih lesu dan berbedan berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. Pikulah kuk yang Kupasang dan belajarlah padaKu, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapatkan ketenangan. Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan bebanKu pun ringan” (Matius 11:28-30).

No Comments Yet

Leave a Reply

X