Holding Pattern

Banyak kali Allah mengijinkan situasi atau kenyataan yang menyakitkan dalam hidup kita untuk membuat kita naik. Dalam pertumbuhan iman ini disebut pola yang diam (holding pattern). Kita tidak dapat bergerak ke kanan atau ke kiri. Yang dapat kita lakukan adalah duduk, seperti Yunus yang duduk didalam perut ikan yang besar, maka Tuhan dapat berbicara melalui hati kita dan kita dapat berkonsentrasi penuh atas kehendakNya. Allah meletakkan Yunus dalam sebuah pola yang diam karena Dia membutuhkan berbicara dengan hatinya. Yunus sendirian di perut ikan. Tidak ada teman untuk berbicara, tidak ada buku untuk dibaca, tidak ada makanan, tidak ada gangguan. Dia memiliki banyak waktu untuk duduk, berpikir, meditasi, dan berdoa.
Ketika kita berada dalam situasi yang sulit, Allah dapat berbicara dengan kita. Ketika dia mendapatkan perhatian penuh. Dia dapat menunjukkan kepada kita tentang diri kita, dimana kita sendiri kita tidak dapat melihatnya.
Beberapa Pola yang diam dari Allah
Ketika anda sakit secara phisik dan anda sudah berdoa kepada Tuhan tetapi Tuhan belum menyembuhkan, anda dalam pola yang diam.
Ketika anda memiliki masalah dengan anak-anak dan anda meletakkan mereka di altar, tetapi Tuhan sepertinya tidak menjawab, anda ada dalam pola yang diam.
Ketika anda berdoa untuk keselamatan orang yang anda kasihi, dan mereka belum diselamatkan, anda dalam pola yang diam.
Ketika anda dalam hubungan yang retak, dan anda menyerahkan kepada Tuhan, tetapi itu tidak segera diperbaiki, anda dalam pola yang diam.
Ketika pintu seakan tertutup, walaupun anda sudah mengetuknya, anda dalam pola yang diam.
Ketika kita ada dalam situasi yang sulit, tidak ada interupsi. Allah mendapatkan perhatian kita 100%. Yang dapat kita lakukan adalah duduk, berpikir, meditasi, dan berdoa. Kita tidak dapat lari dari Tuhan karena tidak ada gunung yang cukup tinggi, lembah yang cukup dalam, ruangan yang cukup gelap yang dapat cukup untuk sembunyi dariNya. Kita harus ingat untuk memuji Dia, saat kita sedang menunggu dan mengingat 3 hal.
Pola itu memiliki tujuan.
Pola itu memiliki rencana.
Pola itu memiliki proses.
Jadi berhentilah mengeluh dan mulailah mendengar, berdoa, dan percaya. Dia akan memelihara engkau sampai anda dapat mendengar dengan jelas suaraNya, “Aku mengasihi engkau”.

No Comments Yet

Comments are closed

X