Melalui Transisi

Hidup ini penuh dengan transisi, mulai dari bayi, transisi menjadi anak balita, lalu sekolah dan menjadi remaja, dan menjadi dewasa dan menikah, menjadi orang tua, dan seterusnya. Yang terpenting adalah bagaimana kita melalui setiap transisi dalam hidup kita untuk menuju tujuan kita yang sesungguhnya.

Adapun Yusuf telah dibawa ke Mesir; dan Potifar, seorang Mesir, pegawai istana Firaun, kepala pengawal raja, membeli dia dari tangan orang Ismael yang telah membawa dia ke situ. Tetapi Tuhan menyertai Yusuf, sehingga ia menjadi seorang yang selalu berhasil dalam pekerjaannya; maka tinggallah ia di rumah tuannya, orang Mesir itu (Kejadian 39:1-2).  Di dalam bahasa Inggrisnya di tuliskan: Now Joseph had been taken down to Egypt …

Pernakah anda merasa “taken down” dalam hidup ini? Ada saat-saat dimana anda menghadapi hal-hal dan tantangan yang menghancurkan semangat anda, meruntuhkan iman anda, membawa anda merasa down?

Setelah dilihat oleh tuannya, bahwa Yusuf disertai Tuhan dan bahwa Tuhan membuat berhasil segala sesuatu yang dikerjakannya, maka Yusuf mendapat kasih tuannya, dan ia boleh melayani dia; kepada Yusuf diberikannya kuasa atas rumahnya dan segala miliknya diserahkannya pada kekuasaan Yusuf. Sejak ia memberikan kuasa dalam rumahnya dan atas segala miliknya kepada Yusuf, Tuhan memberkati rumah orang Mesir itu karena Yusuf, sehingga berkat Tuhan ada atas segala miliknya, baik yang di rumah maupun yang di ladang (Kejadian 39:3-5).

Kita bisa liat dari kisah Yusuf, dari segala transisi dalam hidupnya, mulai dari dia di cemburui dan di jual oleh saudara-saudaranya, di penjara setelah di fitnah oleh istri Potifar, namun bisa di lihat bagaimana Yusuf tidak mengijinkan keadaan tidak enak dalam hidupnya meruntuhkan imannya ataupun menjadi alasan untuk menjauh dari Tuhan. Keadaan apa pun yang dia lalui, dia ijinkan Tuhan untuk membentuk karakternya dan memperbesar kapasitasnya. Sehingga di dalam segala transisi dalam hidupnya, sekalipun tidak enak, Yusuf selalu siap untuk menghadapinya dan mengalami berkat dan penyertaan Tuhan yang luar biasa.

Ada persamaan karakter dari orang-orang yang sukses di dunia ini. Biasanya mereka selalu memiliki kemampuan untuk selalu belajar dari segala situasi dan kondisi sekalipun situasi dan kondisi itu tidak enak dan tidak seperti yang diinginkan. Marilah kita belajar untuk selalu terbuka dan mengijinkan Tuhan untuk bekerja dalam kita, dalam segala situasi dan kondisi supaya membentuk karakter kita menjadi seperti Yesus dan memperbesar kapasitas kita.

No Comments Yet

Leave a Reply

X