Meresponi Panggilan Tuhan Dengan Ketulusan

Dan supaya Ia menjadikan mata hatimu terang, agar kamu mengerti pengharapan apakah yang terkandung dalam panggilanNya: betapa kayanya kemuliaan bagian yang di tentukanNya bagi orang-orang kudus

(Efesus 1:18)

Apakah kita mengetahui dan sadar betapa besarnya pengharapan yang terkandung dalam panggilan Tuhan dalam hidup kita? Panggilan hanyalah sekedar panggilan kecuali kita meresponi nya. Dengan kata lain, kita tidak akan melihat betapa hebat dan dahsyat nya kuasa Tuhan kalau kita tidak meresponi panggilan Tuhan. Tidak ada yang lebih terhormat dalam hidup kita kecuali meresponi panggilan Tuhan dengan ketulusan dan sepenuh hati.

Bagaimanakah kita hidup sesuai dengan panggilan Tuhan? Kita merupakan bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kita memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia yang telah memanggil kita keluar dari kegelapan kepada terangNya yang ajaib (1 Petrus 2:9)

Mungkin terkadang kita merasa apakah kita layak memenuhi panggilan Tuhan? Ya, tentu saja, asalkan kita meresponi panggilan tersebut dengan sepenuh hati. Karena Dia lah yang membebaskan kita dari dosa, merubah kita dari hamba dosa menjadi hambaNya, memindahkan kita dari gelap ke terang, yang tidak layak menjadi layak, menjadikan kita ahli waris kerajaan surga karena karya-Nya yang sempurna di atas kayu salib. Sehingga kita bisa hidup sesuai panggilan Tuhan, yaitu hidup yang sesuai dengan rencana dan kehendakNya.

Responilah panggilan Tuhan dengan kesungguhan dan ketulusan hati dan lakukan lah dengan setia, maka kita tidak akan pernah menyesal, karena kita akan melihat berkat Nya yang dahsyat dan luar biasa dalam hidup kita.

No Comments Yet

Leave a Reply

X

Send this to a friend