Interests

Lagu-lagu Natal Terkenal dan Asal-usulnya: Dari ‘Silent Night’ hingga ‘Jingle Bells’

a close up of a small building with a window

Natal adalah waktu yang penuh kegembiraan dan kehangatan, dan tidak ada yang lebih menciptakan suasana Natal daripada lagu-lagu Natal klasik yang kita dengar setiap tahun. Mari kita lihat asal-usul beberapa lagu Natal terkenal dan kisah di balik penciptaan mereka.

Silent Night (Malam Sunyi)

Lagu “Silent Night,” atau dalam bahasa Jerman “Stille Nacht,” pertama kali dinyanyikan pada Malam Natal tahun 1818 di Gereja St. Nicholas di Oberndorf, Austria. Lagu ini diciptakan oleh Joseph Mohr, seorang imam, dengan musik oleh Franz Xaver Gruber, seorang guru sekolah dan organist gereja. Kisahnya bermula dari organ gereja yang rusak, sehingga dibutuhkan lagu dengan iringan gitar. Liriknya yang sederhana dan melodi yang menenangkan menjadikan lagu ini cepat populer dan tersebar ke seluruh dunia.

Jingle Bells

“Jingle Bells” awalnya dikenal dengan judul “One Horse Open Sleigh” dan ditulis oleh James Lord Pierpont pada tahun 1857. Menariknya, lagu ini tidak ditulis untuk Natal, melainkan sebagai lagu untuk Thanksgiving. Namun, karena keceriaan dan kesederhanaannya, “Jingle Bells” cepat menjadi salah satu lagu Natal yang paling disukai dan sering dinyanyikan di seluruh dunia.

White Christmas

“White Christmas,” dinyanyikan oleh Bing Crosby, adalah salah satu lagu Natal paling terkenal di dunia. Ditulis oleh Irving Berlin pada tahun 1942, lagu ini menggambarkan nostalgia akan Natal tradisional dengan salju yang putih. Bing Crosby’s “White Christmas” adalah singel terlaris sepanjang masa, dengan penjualan lebih dari 50 juta kopi di seluruh dunia.

O Holy Night (Malam Kudus)

“Malam Kudus” adalah lagu Natal yang diciptakan pada tahun 1847 oleh Adolphe Adam berdasarkan puisi Natal “Minuit, chr√©tiens” karya Placide Cappeau. Lagu ini memiliki melodi yang menggugah dan sering dinyanyikan dalam berbagai acara Natal di gereja-gereja. Pesan dari “O Holy Night” adalah tentang kedamaian dan harapan yang dibawa oleh kelahiran Yesus.

Rudolph the Red-Nosed Reindeer

Lagu ini diciptakan oleh Johnny Marks berdasarkan cerita yang ditulis oleh saudaranya, Robert L. May, pada tahun 1939. Lagu “Rudolph the Red-Nosed Reindeer” diperkenalkan oleh Gene Autry pada tahun 1949 dan menjadi hit besar. Kisah Rudolph, rusa kutub dengan hidung merah bercahaya, telah menjadi bagian integral dari budaya Natal Amerika.

Lagu-lagu Natal ini bukan hanya sekedar melodi yang indah, tetapi juga membawa pesan kedamaian, cinta, dan kebahagiaan. Mereka mengingatkan kita tentang nilai-nilai dan tradisi yang mendalam dari musim liburan ini. Setiap tahun, ketika kita mendengarkan lagu-lagu ini, kita terhubung kembali dengan kenangan masa lalu dan semangat Natal yang tak lekang oleh waktu.

Advertisements
Deeper Journey, Faith

Kuasa Doa Fajar

TB Mazmur 5:4: Tuhan, pada waktu pagi Engkau mendengar seruanku, pada waktu pagi aku mengatur…
Fig 21 08 2018 01 45 20 1
Deeper Journey, Faith

Aktif Berbuat, Bukan Pasif

Dalam dunia ini ada banyak tokoh-tokoh etika yang kenamaan, namun Tuhan Yesus Kristus melampaui mereka…
Fig 30 10 2018 09 03 00 1